Wednesday, February 3, 2016

Pengacara Indra Bekti: Dia Bilang Jijik, tapi sampai 10 Kali!


SULSEL.INFO. NASIONAL - Pihak Indra Bekti menemukan beberapa kejanggalan dalam laporan Reza Pahlevi atas kasus dugaan pelecehan seksual ke Polda Metro Jaya.

Kejanggalan pertama yakni soal pelaporan yang baru dilakukan Reza Pahlevi. Padahal diakui mantan da’i cilik tersebut, Indra Bekti telah melakukan pelecehan seksual sejak 2010 lalu.

Karena takut diancam, Reza Pahlevi baru berani melaporkan Indra setelah sebelumnya ada Gigih Arsanofa yang membuat laporan terlebih dahulu. Selain itu ia mengaku saat itu usianya baru 17 tahun. Karenanya Reza pun melaporkan Indra Bekti atas tuduhan pelecahan di bawah umur.

Atas kejanggalan ini pihak Indra Bekti pun meragukan laporan yang dituduhkan Reza Pahlevi pada kliennya. Menurut pengacara Indra Bekti, Muhammad Milano, tuduhan pencabulan di bawah umur itu tentunya tidak tepat.

Menurut Milano, jika melihat dari tahun kejadian berrati saat itu usia Reza Pahlevi bukan 17 tahun melainkan sudah 18 tahun. Tentunya usia tersebut bukan masuk di bawah umur.

Kejanggalan kedua atas laporan Reza Pahlevi yakni pengakuan mantan da’i cilik tersebut yang mengaku dipaksa dan jijik dilecehkan Indra. Reza pun mengaku sudah 10 kali dilecehkan presenter kondang tersebut.

Mengenai hal ini, pengacara Indra Bekti menilai, tentunya jika jijik tentunya kejadiannya tidak sampai 10 kali.

“Dia bilang jijik, tapi sampai 10 kali. Itu manusia seperti apa? Dia bilang terpaksa tapi sampai 10 kali. Kalau bener ya Logika saja. Saya yakin Bekti akan sangkal,” tegas Milano.

Laporan Reza Pahlevi yang juga dirasa janggal yakni Reza yang diketahui merupakan fans Indra Bekti, mengaku dilecehkan di Radio dalam. Padahal menurut Milano, tempat yang dituduhkan itu adalah kantor, travel yang juga rumah orangtua Indra Bekti. Tentunya atas dasar itu, pihak Indra pun meragukan dengan tuduhan (pelecehan seksual) tersebut.

Bahkan dengan dasar itu pula pihak Indra Bekti menilai bahwa laporan Reza Pahlevi tersebut hanya ingin mencemarkan nama baik suami Aldila Jelita tersebut. Selain itu kasus pelaporan ini pun bermotif faktor ekonomi.

“Ada motivasi lain. Dugaan saya pemerasaan. Pasti ada permintaan ekonomi,” ujar pengacara Indra Bekti tersebut.


\

 
About | Contact | Sitemap | Privacy
Back To Top