SULSEL.INFO. MAKASSAR - Manajemen PSM kini mengeluarkan
warning kepada 4 pemainnya yang sampai saat ini belum bergabung latihan. Nama-nama
itu adalah Syamsul Haeruddin, Rasyid Bakri, Maldini Pali, dan Muchlis Hadi Ning
Saifullah, yang sampai saat ini masih mengikuti turnamen Amsal Sampetondok di
Kota Palopo.
Manajemen menilai, keempatnya
mengabaikan panggilan untuk bergabung latihan persiapan. Berbeda dengan
Syamsul, Maldini dan Muchlis. Rasyid, sebelumnya ikut pada latihan perdana,
namun setelah itu tidak lagi nampak pada sesi latihan.
Direktur Klub PSM Makassar Sumirlan
mengatakan, pihaknya memberikan batas waktu sampai, Senin (8/2/2016) pekan
depan untuk bisa kembali berganung dengan tim. Sebab, yang memimpin latihan
adalah Pelatih anyar PSM Luciano Leandro.
“Kalau Hari Senin belum gabung, itu artinya
mereka tidak serius, dan kami akan cari penggantinya,” kata Sumirlan, Rabu
(3/2/2016).
Apalagi, Maldini dan Muchlis masih terikat
kontrak dengan PSM Makassar hingga 2017. Untuk itu, Sumirlan mengatakan, jika
kedua mantan pemain timnas U-19 ini akan diberikan teguran keras.
Sebelumnya, manajemen memang memberikan izin
untuk ikut turnamen tersebut. Sebab, mereka terlanjur menerima bayaran dari
salah satu tim peserta pada turnamen itu. “Tapi kalau Luciano sudah ada disini,
maka semua pemain wajib ikut latihan,” lanjut Sumirlan.
Manajemen PSM masih memanggil 8
pemain untuk ikut seleksi persiapan Indonesia Super Competition (ISC), namun
pada sesi latihan, Rabu (3/2/2016) sore, hanya diikuti empat pemain senior,
selebihnya pemain U-21 dan pemain seleksi.
Pemain tersebut yakni M Rahmat, Hendra
Wijaya, Serta Dua Kiper Dimas Galih Dan David Ariyanto. “Kalau Ardan Aras
memang izin urus pernikahannya,” kata Sumirlan.
Dikonfirmasi terpisah, Syamsul Chaeruddin
membenarkan jika dirinya masih berada di Palopo bersama Rasyid Bakri. Kendati
demikian, ia berjanji akan segera bergabung latihan.
“Secepatnya kami akan datang dan ikut
latihan, mungkin pekan ini,” katanya.
\
