SULSEL.INFO-JENEPONTO. Dalam Hal Peningkatan Pembangunan Daerah Kabupaten Jeneponto kini semangat yang di bangun untuk meningkatkan hal tersebut sudah terasa dengan adanya GAMMARA JENEPONTO, mudah mudahan ini tidak hanya menjadi teori belaka dan semoga bisa teraktualisasikan dan teraplikasikan dengan baik.
Bupati Iksan Berkata Salah satunya adalah pembangunan Islami Center, yang saat ini terus diupayakan penyediaan lahan seluas 4 Ha yang ditaksir pembangunan membutuhkan dana sebesar 107 Milyar,"kata Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar pada acara Silaturahim dan penyerahan Insentif Guru Santri TKA/TPA se Kabupaten Jeneponto di Gedung Sipitangarri, Selasa, (5/1/2016).
Hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Muhammad Sarif, Kepala Bappeda, Asisten II, Asisten III, Ketum DPD BKPRMI Kab.Jeneponto Armin Jalle Kabag Kesra Salimuddin Kabag Humas Din Hajad Kurniawan dan sebanyak 2044 guru satri se Kabupaten Jeneponto.
Iksan Iskandar sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena pemerintah dapat membangun sinergitas dengan para guru santri mengingat dalam waktu dekat Kabupaten Jeneponto akan menjadi tuan rumah Festival Anak Saleh Se Sulawesi Selatan tahun 2016, katanya.
Dia sangat mengapresiasi pada guru santri melalui BKPRMI dengan pelaksanaan wisuda santri baru baru ini. Pelaksanaan wisuda ini dapat dimaknai sebagai bagian untuk mendorong Jeneponto yang lebih Gammara yang terintegrasi dalam program Nasional Revolusi Mental, tegas Iksan Iskandar.
Mengapa Revolusi Mental sangat strategis di daerah ini, karena Jeneponto ingin ada perubahan "saya tidak ingin dengar kata pungli dan pelayanan pemerintah yang tidak baik", semuanya ini harus sudah ditinggalkan dan berbuat yang mendorong Jeneponto yang lebih Gammara, Ujarnya.
Iksan Iskandar Berharap dalam sambutannya, berharap agar seluruh guru satri di daerah ini, agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dalam pembinaan anak dalam bidang keagamaan. Selain itu dia juga berharap agar guru banyak berkoordinasi dengan pemerintah daerah, misalnya kalau lebaran " datang ki dirujab atau dirumah pak wakil dan pak sekda.
Hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Muhammad Sarif, Kepala Bappeda, Asisten II, Asisten III, Ketum DPD BKPRMI Kab.Jeneponto Armin Jalle Kabag Kesra Salimuddin Kabag Humas Din Hajad Kurniawan dan sebanyak 2044 guru satri se Kabupaten Jeneponto.
Iksan Iskandar sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena pemerintah dapat membangun sinergitas dengan para guru santri mengingat dalam waktu dekat Kabupaten Jeneponto akan menjadi tuan rumah Festival Anak Saleh Se Sulawesi Selatan tahun 2016, katanya.
Dia sangat mengapresiasi pada guru santri melalui BKPRMI dengan pelaksanaan wisuda santri baru baru ini. Pelaksanaan wisuda ini dapat dimaknai sebagai bagian untuk mendorong Jeneponto yang lebih Gammara yang terintegrasi dalam program Nasional Revolusi Mental, tegas Iksan Iskandar.
Mengapa Revolusi Mental sangat strategis di daerah ini, karena Jeneponto ingin ada perubahan "saya tidak ingin dengar kata pungli dan pelayanan pemerintah yang tidak baik", semuanya ini harus sudah ditinggalkan dan berbuat yang mendorong Jeneponto yang lebih Gammara, Ujarnya.
Iksan Iskandar Berharap dalam sambutannya, berharap agar seluruh guru satri di daerah ini, agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dalam pembinaan anak dalam bidang keagamaan. Selain itu dia juga berharap agar guru banyak berkoordinasi dengan pemerintah daerah, misalnya kalau lebaran " datang ki dirujab atau dirumah pak wakil dan pak sekda.
\
