SULSEL.INFO. Nasioanal - RI H Irmadi Lubis, Anggota Komisi VI DPR mengatakan setelah dua tahun industri
peleburan aluminium Inalum dikelola sepenuhnya oleh Bangsa
Indonesia, mengalami kemajuan pesat. Pengelolaan Inalum oleh Bangsa Indonesia menjadi tonggak
sejarah terpenting sebagai bukti kepada dunia, khususnya pada pemimpin negeri
ini, bahwa Bangsa Indonesia mampu mengelola sendiri seluruh kekayaan alam
negeri ini.
Kemampuan anak bangsa yang punya integritas dan berpengalaman
yang dipercaya mengelola Inalum harus dijadikan Pemerintah sebagai
tolak ukur untuk lebih percaya diri mengambil keputusan mengambilalih seluruh
perusahaan yang mengelola kekayaan alam negeri ini, seperti PT Freeport.
"Faktanya melalui pengelolaan Inalum dalam dua tahun terakhir ini, anak
bangsa telah membuktikan bahwa kita bisa mengelola sendiri. Bangsa ini mampu
mengatur dirinya sendiri," ujar Irmadi Lubis yang
dihubungi Kamis (6/1/2016) saat berkunjung keInalum di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara,
Provinsi Sumatera Utara.
Irmadi Lubis mengatakan bahwa, para pemimpin negeri ini yang
masih berjiwa mental Inlander atau tidak percaya diri bahkan dengan memandang
bangsa lain jauh lebih hebat dan maju, harus segera sadar agar tidak lagi
menyerahkan pengelolaan kekayaan bangsa kepada pihak lain.
Melalui kerja keras jajaran direksi dan karyawan yang
dipercaya mengelola Inalum sepenuhnya, beban berat yang berada
dipundak dan membuktikan bangsa kita sanggup mengelola sendiri Inalum,
bahkan hasilnya jauh lebih besar kita peroleh, daripada selama 38 tahun
dipegang Jepang.
Politisi PDI Perjuangan ini meminta Presiden Joko Widodo agar
melihat dan menjadikan Inalum sebagai patokan untuk lebih berani dan
tegas mengambilalih secara penuh pengelolaan sumber daya alam dari
perusahaan-perusahaan asing.
Irmadi Lubis mengingatkan pemerintah agar tidak kehilangan
momentum mengamanatkan pasal 33 UUD 1945 ayat (2) tentang Cabang-cabang
produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak
dikuasai oleh Negara, dan ayat (3) menyebutkan ; Bumi, air dan kekayaan alam
yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk
sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
"Sudah saatnya kita kelola semua kekayaan alam negeri
ini. Kita yang pegang kendali dan bukan kita yang dikendalikan asing," katanya.
\
