Sunday, November 22, 2015

Soal Razia di Bone, Ini Penjelasan BNN Sulsel

Soal Razia di Bone, Ini Penjelasan BNN Sulsel
Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Selatan, bersama personil Polda Sulselbar saat merazia pengunjung Executive Lounge Novena Hotel Watampone, Kabupaten Bone, Minggu dini hari 22 November 2015. (BONEPOS/SUP).


Pewarta
Suparman Warium

WATAMPONE.BONEPOS - Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Selatan, Ajun Komisaris Besar Rosma Tombo menjelaskan razia yang digelar di Kabupaten Bone, pada Minggu dini hari 22 November 2015 merupakan lanjutan dari pelaksanaan Operasi Sulsel Bersinar (Sulsel Bersih Narkoba).

"Ini merupakan lanjutan operasi Sulsel bersinar (bersih narkoba) 2015. Operasi ini terdiri dari 2 bidang, yaitu bidang pemberantasan narkoba dan bidang rehabilitasi pengguna narkoba," ungkap Rosma saat ditemui Bonepos.com dikantor BNN-Kabupaten Bone, Minggu siang, 22 November 2015.

Baca : Razia di Novena, BNN Sulsel Jaring 9 Pengguna Narkoba

Rosma menjelaskan dari hasil tes urin (asesment) kepada 120 orang pengunjung dan karyawan di Executive Lounge Novena, 9 diantaranya positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu atau Amfhetamin.


Baca : Positif Narkoba, Manager Executive lounge Novena Diamankan BNN

"Di Novena ada 9 orang, terdiri dari 3 wanita dan 6 pria. Kalau yang dikos-kosan ada tiga orang yang diamankan semuanya adalah pria," ujarnya.

Baca : Positif Narkoba, Tiga Penghuni Kos Mewah di Bone Diamankan BNN
 

Meski demikian Rosma enggan membeberkan nama-mana tiga pria yang diamankan di rumah kos mewah yang terletak di jalan Gunung Jaya Wijaya Watampone itu, lantaran saat ini pihaknya tengah melakukan pengembangan.

"Dari 12 orang pengguna tersebut 7 orang yang akan dirawat (Rehabilitasi-red) nginap dan 5 orang yang akan mendapat rawar jalan," tegas Rosma.

Editor: Enal Shaenal
COPYRIGHT © BONEPOS 2015
\

 
About | Contact | Sitemap | Privacy
Back To Top