SULSEL.INFO. NASIONAL - Baru-baru
ini, ayah dari Wayan Mirna Salihin, Dermawan Salihin, mengungkapkan
bahwa sahabat Mirna, yakni Hanie, merupakan saksi kunci dalam membongkar kasus
kematian Mirna.
Wayan Mirna
meninggal setelah meminum kopi yang bercampur dengan sianida di Kafe Olivier.
Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan sahabat Mirna yang tidak lain adalah Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka.
“Kunci
kematian mirna ada di Hanie. Hanie itu lebih kenal Jessica dibandingkan dengan
Mirna. Dia kenal (Jessica) sebelum Mirna datang,” kata Dermawan dalam, Senin
(8/1/2016).
Menurut
Dermawan, Hanie juga pernah mencicipi kopi mengandung sianida yang diminum
Mirna ketika kejadian. Saat itu, kata dia, Hanie hanya menempelkan kopi di
lidahnya.
“Dia tes
hanya kena lidah, mati kalau dia minum,” lanjut Dermawan. Saat Mirna berada di
rumah sakit setelah kejang-kejang minum kopi di Kafe Olivier, Dermawan sempat
meminta dokter untuk turut memeriksa Hanie.
Untungnya,
Hanie tidak menjadi korban dari kopi tersebut. Dermawan juga mengungkapkan
interaksi keluarganya dengan Hanie setelah Mirna meninggal dunia.
Menurut dia,
Hanie menemui keluarga Mirna untuk berbela sungkawa setelah kawannya itu
meninggal dunia. Hanie sempat berbincang bersama dengan anggota keluarga Mirna.
“Ngobrol di
bawah, di rumah, saya tanya ngobrol yang aneh-anehnya saja, lalu mereka pada
mengkerut, mikir, iya nanti kita pikirin. Hal-hal yang saya sampaikan kepada
polisi, apa yang kita dengar-dengar, sambung-sambungin, akhirnya terbentuk
kan,” ujar Dermawan.
Sikap Hanie
ini, kata dia, berbeda dengan perilaku Jessica. Dermawan mengatakan bahwa
Jessica seolah menghilang setelah Mirna tewas.
Ketika hari
kejadian, Jessica tidak mendatangi keluarga Mirna dengan alasan sakit. Menurut
Dermawan, baik Hanie, maupun Jessica, berteman dengan Mirna sejak sama-sama
kuliah di Australia. Dermawan
juga mengaku telah mengumpulkan informasi sendiri terkait kematian putrinya. Ia
telah mengerahkan anak buahnya untuk mengungkap kasus ini.
“Ya saya kan
investigasi lewat orang saya. Di rumahnya, hilang celananya (Jessica) sama
polisi juga saya suruh cariin, sampai ke sampah-sampah, ke mana-mana, belum
dapat sampai sekarang,” ujar Dermawan.
Bahkan,
Dermawan mengaku memperoleh informasi dari The Australian Federal Police (AFP)
atau Kepolisian Australia mengenai indikasi pidana lain yang dinilainya mampu
menguatkan bukti dalam kasus kematian Mirna.
\
