
SULSEL.INFO, Sidrap - Dua warg Dusun Cempae, Desa Dongi, Kecamatan Pituriawa, Kabupaten Sidrap terlibat perkelahian satu lawan satu yang masing-masing menggunakan parang.
Kedua warga Dusun Cempae yang berkelahi dan saling adu tebasan parang tersebut, yakni Madi (35), dan Daddi (27), dan perkelahian keduanya berlangsung didepan rumah Madi, Selasa (5/1/2016).
Saksi mata, Amir mengatakan, tidak tahu persis apa yang menjadi masalah sehingga keduanya terlibat perkelahian. Menurut penuturan warga, awalnya Daddi datang marah-marah membawa parang ke rumah Madi.
"Daddi datang marah dan membawa sebilah parang kemudian memenggam batu dan melempari rumah Madi. Madi yang terusik akibat rumahnya dilempari batu turun untuk berbicara langsung,"jelasnya.
"Setelah Madi turun, Daddi tetap tidak mau kompromi sehingga Madi langsung mengeluarkan Parang yang dibawanya turun dari atas rumahnya dan menyerang. Akibatnya Daddi mengalami luka sabetan parang dibagian hidung,"tambahnya.
Pasca terkena sabetan parang dibagian hidung, Daddi menyerang Madi menggunakan parang yang dibawanya. Posisi Daddi yang bebas mengayungkan parangnya membuat Madi menderita tebasan dibagian tangan kanan, dan bahu kanan.
Kedua warga yang sehari-harinya ini berprofesi sebagai wiraswasta harus dirawat di Puskesmas Pitu Riawa, tetapi karena salah satu diantaranya yakni Madi mengalami luka cukup serius, ia kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nene Mallomo, Kota Pangkajene.
Sementara itu, kasus ini sementara ditangani dan diselidiki motif utama sehingga keduanya bisa terlibat perkelahian, barang bukti berupa dua parang sudah diamankan Satuan Unit Reskrim Polsek Dua Pitue.
"Sementara diproses anggota di Polsek, beserta barang bukti dua parang sudah diamankan. Kondisinya sudah aman,"jelas Kasat Intel Polres Sidrap, AKP Fantry Taherong yang mengontrol langsung insiden tersebut.
\