Sunday, January 10, 2016

Strategi Pembangunan Kebudayaan Dan Keparawisataan Untuk menghadapi MEA


SULSEL.INFO. ENREKANG - Perjalanan wisata dunia akan mencapai 1,6 milyar orang apabila kita menatap trend wisata tahun 2020. Melihat jumlah wisatawan demikian besar, maka Indonesia dapat menawarkan daya tariknya untuk mendatangkan wisatawan agar merebut pangsa pasar tersebut. Tahun 2002, pengeluaran wisatawan internasional di seluruh dunia mencapai USD 474 milyar, di mana USD 94, 7 milyar diantaranya diterima oleh negara di kawasan Asia Pasifik (WTO, 2003).

Pariwisata dalam menghadapi MEA hendaknya dipersepsikan sebagai wahana untuk: 1) meningkatkan kualitas hubungan antar manusia, sehingga terjalin saling pegertian, menghormati/menghargai, memperkokoh persahabatan, dan meningkatkan solidaritas sosial atas dasar kesetaraan, 2) meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya penduduk setempat, dalam bentuk peningkatan kesejahteraan ekonomi/material, spiritual, kultural, dan intelektual, 3) Meningkatkan kualitas lingkungan hidup sehingga tidak melampaui ambang batas daya dukung lingkungan fisik/alam, dan lingkungan budaya.

Olehnya itu, pengembangan pariwisata perlu dikembangkan tidak semata-mata berorientasi pada aspek ekonomis. Pariwisata mempunyai peran sangat besar dalam menjamin kesinambungan kebudayaan bangsa, sehingga timbul kebanggaan jati diri sebagai bangsa. Bertolak dari pemahaman termaksud dan meningkatkanya serta berkembangya kebudayaan dan kepariwisataan nasional, sebagai salah satu wujud dari pengejawantahan amanat rakyat yang tertuang dalam Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, sudah semestinya memiliki visi dan misi ke depan yang akan menjadi panduan bagi seluruh pihak, dalam membangun kebudayaan dan kepariwisataan Indonesia yang lebih terarah dan terkoordinasi dalam menghadapi tantangan dan perubahan global sebagai konsekuensi dari kebijakan Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Untuk mencapai itu pembangunan dan kepariwisataan nasional perlu terus dilanjutkan dan ditingkatkan, dengan mengembangkan dan mendayagunakan sumber dan potensi kebudayaan dan kepariwisataan nasional menjadi kekuatan budaya dan ekonomi yang dapat diandalkan bagi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Indonesia, guna meningkatkan daya saing global.

\

 
About | Contact | Sitemap | Privacy
Back To Top