SULSEL.INFO. - Makassar. Stok darah di PMI Makassar sangat kurang dikarenakan banykanya pengguna, dan yang terbanyak adalah pasien Demam Berdarah. Wakil Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sosial PMI Kota Makassar, Andi Umar, mengakui hal tersebut.
“Stok darah kurang, dan kemungkinan tidak mencukupi untuk kebutuhan pasien. Dominan pasien dengan keluhan demam berdarah,” katanya, Sabtu (9/1/2016).
Golongan darah yang banyak dibutuhkan namun saat ini tidak ada stok tersedia, yakni golongan darah O. “Paling banyak dibutuhkan darah O. Lanjutnya.
Kemarin ada 67 kantong yang masuk tapi langsung habis. Kalau yang paling sedikit permintaan itu golongan darah B dan AB,” ungkapnya. Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya akan melakukan road show donor darah di setiap kecamatan di Makassar.
Kegiatan tersebut akan mulai dilaksanakan pada Senin (11/1/2015). “Kita mulai hari senin di Kecamatan Tallo. Satu hari rencananya 2 hingga 3 kecamatan. Untuk setiap kecamatan kita target 50 hingga 100 kantong darah,” jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Rachmat Latief, menegaskan Pemprov Sulsel sudah mengantisipasi mewabahnya DBD. Ia mengaku untuk persediaan peralatan kesehatan, obat, dan stok darah masih tersedia sehingga masyarakat tridak perlu risau.
“Sebenarnya kita sudah atisipasi, inikan karena perubahan cuaca. Peralatan dan obat sudah kami siapkan. Ada stok darah masih siap. Yang minta darah untuk demam berdarah kan tidak banyak. Karena tidak semua demam berdarah itu ditransfusi. Kalau ada 30 pasien paling hanya 1 yang ditranfusi. Rata-rata itu diinfus biasa ji,” jelasnya.
\
