SULSEL.INFO. - Makassar. Kasus menumpuknya sampah di Makassar lantaran mogoknya sopir angkutan sampah diduga karena adanya provokasi oknum tertentu.
Ada campur tangan kepentingan politik lokal yang terstruktur dan ingin merusak citra pemkot Makassar di bawah kepemimpinannya. Kata Danny Pomanto Wali Kota Makassar.
Danny mengatakan, upaya ini dilakukan oknum tersebut untuk merusak citra Makassar. Sebab, selama ini Pemkot telah menorehkan sejumlah prestasi. Diantaranya, penghargaan Adipura, kota sehat, menjadi tuan rumah kegiatan internasional Asean Mayor Forum (AMF), Muktamar Muhammadiyah dan preatasi lainnya.
“Tapi saya kira semua masyarakat tahu siapa mereka-mereka ini. Selama ini mereka membuat kerusakan hebat di Makassar, tapi justru dibungkus dengan pencitraan luar biasa,” tambah Danny. Dugaan adanya oknum yang sengaja ingin merusak citra Makassar juga disampaikan Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti.
“Kemungkinan itu bisa saja bahwa ada pihak yang bermain di belakang layar untuk merusak citra. Bisa saja ini untuk merusak citra Danny secara tidak langsung. Apalagi dengan berbagai torehan prestasi selama ini,” kata Firdaus, Rabu (5/1/2016). Menurut Firdaus, kasus begal yang selama ini mengemuka juga kemungkinan digerakkan untuk membuat citra Makassar yang tidak aman.
\
