SULSEL.INFO, Makassar - HIMAS ( Himpunan Mahasiswa, Alumni dan Masyarakat ) atau PKL didepan kampus UNM Parangtambung kembali diusik setelah pihak birokrasi kampus melayangkan surat pengosongan lapak-lapak yang dianggap menyulitkan dan menghambat pembangunan gedung ICP FMIPA UNM Makassar.
Pihak Kampus telah mengkonfirmasi bahwa akan dibuat jalan masuk gedung utama dan drainase air ke selokan dipinggir jalan sedangkan di sisi lain terdapat kios-kios PKL yang berada dijalur tersebut. Hal inilah yang menyebabkan pihak birokrasi Kampus dalam hal ini Rektor UNM melayangkan surat kepada PKL untuk mengosongkan kios-kios tersebut bahkan pihak birokrasi kampus telah menyurati pemerintah Kota Makassar untuk melakukan penggusuran kios-kios PKL didepan kampus UNM Parangtambung.
"Kami dari himpunan mahasiswa, alumni dan masyarakat ( HIMAS ) menolak keras penggusuran karena kami sudah bertahun-tahun menjalankan usaha-usaha didepan kampus UNM Parangtambung untuk menghidupi keluarga, anak dan istri." ungkap salah satu pemilik kios didepan Kampus UNM Parangtambung. Adapun PKL diantaranya , Fotocopy, Print, pengetikan Komputer, Warung makan dan lain-lain.
Hari ini para HIMAS mengadakan unjuk rasa penolakan penggusuran tepat didepan Kampus UNM Parangtambung Selasa (8/12/15). (*)
\
1 komentar:
Mantap Berita nya Terupdate dan terkini. Tetap Berkarya Para Citizen Berita..