Thursday, November 12, 2015

Tersangka Akui Bakar Enam Rumah Termasuk As'Adiyah

WAJOTERKINI.COM --- Dua tersangka pelaku pembakar rumah kosong di Kota Sengkang Kabupaten Wajo, Rudi dan Adi terus menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tempe. 


Aksi kedua tersangka membakar rumah kosong menciptakan kondisi mencekam yang sangat meresahkan masyarakat Wajo dua bulan terakhir ini.  

Hingga saat ini pelaku sudah mengaku membakar enam unit rumah dan termasuk asrama Pondok Pesantren As'adiyah Sengkang. Namun hingga saat ini tersangka hanya dua orang.

"Tersangka sudah mengakui membakar enam rumah termasuk di Kompleks As'adiyah Sengkang,"tegas Kapolsek Tempe, AKP Sutarno. Kamis 12/11.

Kendati demikian Polisi belum bisa merinci ke publik, karena saat ditanya dimana saja rumah yang menjadi korban kedua pelaku itu. Sutarno tidak menjawab awak media ini.

Perbuatan Adi dan Rudi terungkap setelah tetangga curiga pernah melihat Adi memegang sapu lidi yang gagangnya menggunakan kaleng bekas senter. Setelah melakukan introgasi warga berhasil membuat Adi akui perbuatannya.

"Waktu itu ada rumah yang hanya terbakar pintunya saja tapi ada sapu disitu pake pegangan kaleng senter, nah itu pernah kita lihat dipegang pelaku Adi, warga lalu introgasi dia sampai mengaku baru kami lapor polisi,"kata pria yang enggan menyebutkan namanya saat ditemui Jalan Dahlia Sengkang itu.

Sebelumnya, pelaku Adi dan Rudi saat diintrogasi aparat kepolisian di Mapolsek Tempe juga mengakui telah membakar rumah menggunakan sapu lidi yang sudah direndam kedalam minyak tanah lalu melemparnya ke rumah sasarannya.

"Unsur teror saja alasannya, dia lalu meminta uang jaga ke masayarakat sekitar, kalau tidak mau kasi uang dia menakut nakuti warga," ucap Kapolres Wajo AKBP M Guntur.(wt-chal)
\

 
About | Contact | Sitemap | Privacy
Back To Top